Sabtu, 22 Maret 2014

Tugas 2 Akuntansi B


BAB 1
PENYAJIAN DATA

Penyajian data merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitan yang telah dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar muda dibaca.
Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamat dapat dengan mudah memahami apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan, dan lain-lain.  

Tujuan Penyajian Data

Tujuan penyajian data adalah:
1.      Memberi gambaran yang sistematis tentang peristiwa-peristiwa yang merupakan hasil penelitian atau observasi,
2.      Data lebih cepat ditangkap dan dimengerti,
3.      Memudahkan dalam membuat analisis data, dan
4.      Membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat, cepat, dan akurat.
Cara penyajian data ada tiga macam, yaitu :
1.    Narasi, yaitu penyajian data hasil penelitian dalam bentuk kalimat.
2.    Tabel, yaitu kumpulan angka-angka yang disusun menurut kategori-kategori. Misalnya berat badan menurut jenis kelamin, jumlah pegawai menurut pendidikan, jumlah penjualan menurut jenis barang dan daerah penjualan, dll.
Grafik atau Diagram, yaitu gambar-gambar yang menunjukkan secara visual data berupa angka atau simbol-simbol yang biasanya dibuat berdasarkan data dari tabel yang telah dibuat.
Narasi
Penyajian secara teks adalah penyajian data hasil penelitian dalam bentuk kalimat. Misalnya, penyebaran penyakit malaria di daerah pedesaan pantai lebih tinggi bila dibandingkan dengan penduduk pedesaan pedalaman. Peyajian data dalam bentuk teks merupakan gambaran umum tentang kesimpulan tentang hasil pengamatan. Dalam bidang kesehatan, penyajian dalam bentuk teks hanya digunakan untuk member informasi.

Penyajian dalam bentuk teks banyak digunakan dalam bidang sosial, ekonomi, psikologi dan lain-lain, dan berperan sebagai laporan hasil penelitian kualitatif, misalnya, untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang suatu produk yang telah dipasarkan atau penerimaan, pendapat serta kepercayaan masyarakat terhadap suatu program pemerintah atau program pelayanan kesehatan pada masyarakat atau keberadaan petugas kesehatan yang terdapat didaerah.

Tabel
Ada berbagai bentuk tabel yang dikenal, yaitu : 
1. Tabel satu arah (one way table)
Yaitu tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu karakteristik saja. Misalnya data indeks prestasi dari 10 mahasiswa.

Tabel indeks prestasi dari 10 mahasiswa
Subyek
Indeks prestasi
A
2,5
B
2,8
C
2,9
D
3
E
3,1
F
3,5
G
3,2
H
3,4
I
3,2
J
3,3
2. Tabel dua arah (two way table)
Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan dua hal atau dua karakteristik yang berbeda. Misalnya data indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh partisipasi didalam kelas.
Tabel indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh partisipasi didalam kelas
subyek
Indeks prestasi
partisipasi didalam kelas
A
2,5
1
B
2,8
2
C
2
1
D
3
3
E
3,1
3
F
3,5
4
G
3,2
3
H
3,4
3
I
2,6
2
J
2,1
1
3. Tabel tiga arah (three way table)
Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan tiga hal atau tiga karakteristik yang berbeda. Misalnya data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang dipengaruhi oleh status social.
Tabel data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang dipengaruhi oleh status sosial
subyek
Indeks prestasi
partisipasi didalam kelas
Status sosial
A
2,5
1
1
B
2,8
2
3
C
2
1
2
D
3
3
3
E
3,1
3
1
F
3,5
4
2
G
3,2
3
3
H
3,4
3
1
I
2,6
2
2
J
2,1
1
3

Grafik/Diagram
Grafik data disebut juga diagram data, adalah penyajian data dalam bentuk gambar-gambar. Grafik data biasanya berasal dari tabel dan grafik biasanya dibuat bersama-sama, yaitu tabel dilengkapi dengan grafik. Grafik data sebenarnya merupakan penyajian data secara visual dari data bersangkutan. Dengan grafik dapat memberikan informasi dengan cepat yang dikandung dari sekelompok data dalam bentuk yang ringkas.

Diagram biasanya lebih menarik dibandingkan penyajian data dengan menggunakan tabel. Hal ini bisa dimungkinkan karena dengan diagram kita bisa ditambahkan manipulasi warna. Grafik data dibedakan atas beberapa jenis, yaitu :
 
Grafik garis (line chart)
Adalah grafik berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada grafik garis digunakan dua garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran.
Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya berubah-ubah.

Contohnya  tentang perkembangan volume jumlah kendaraan yang melintasi jalan A dalam kurun waktu pukul 0.00 s/d 19.12

Grafik Batangan (Bar chart)
Adalah grafik data berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai dengan data yang bersangkutan.  Setiap batang tidak boleh saling menempel atau melekat antara satu dengan lainnya dan jarak antara setiap batang yang berdekatan harus sama.
 Ada berbagai bentuk, yaitu :
Grafik batangan tunggal (single bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari satu batangan untuk menggambarkan perkembangan (trend) dari suatu karakteristik.
Grafik batangan berganda (multiple bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari beberapa garis untuk menggambarkan beberapa hal/kejadian sekaligus.
Grafik Lingkaran (Pie chart)

Yaitu grafik yang menggambarkan perbandingan nilai-nilai dari suatu karakteristik. Untuk mengetahui perbandingan suatu data terhadap keseluruhan, suatu data lebih tepat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran.
Grafik data berupa lingkaran yang telah dibagi menjadi juring-juring sesuai dengan data tersebut. Bagian-bagian dari keseluruhan data tersebut dinyatakan dalam persen atau derajat.

Kamis, 20 Maret 2014

tugas 2 akuntansi B



TUGAS STATISTIKA 2 ( PERAN STATISTIKA DALAM PENELITIAN )

PERAN STATISTIK DALAM PENELITIAN

Statistika adalah metode yang berhungbungan dengan penyajian dan penafsiran kejadian yang bersifat peluang dalam suatu penyelidikan terencana atau penelitian ilmiah. Dalam statistika tercangkup dua pekerjaan penting penyajian dan penafsiran data informasi. Dalam banyak pengambilan keputusan dalam bidang bisnis, manajemen dan ekonomi, statistic (data) dan statistika (metode) berperan sangat penting.
Jenis-jenis data, berdasarkan sumbernya :

a.       Data primer
Data yang dikumpulkan atau didapat sendiri. Misal ; melakukan wawancara, observasi, atau penelitian lapangan/labolatorium.

b.      Data sekunder
Data yang diperoleh dari orang lain. Misal ; dari provider seperti SRI, BPS, LIPI.
Berdasarkan jenisnya, data dibedakan menjadi :
a.       Data numeric (Kuantitatif)
Yaitu dinyatakan dalam besaran angka. Misal ; data pendapatan perkapita, pengeluaran, harga, jarak, dll.

b.      Data kategorik (Kualitatif)
Yaitu data yang diklasifikasikan berdasarkan kategori atau kelas tertentu. Misal ; kategori mahasiswa berprestasi dan tidak berprestasi, kategori kota besar dan kota kecil, kategori pendukung partai olotik A dan partai politik B.

Pengolahan data dengan statistika mensyaratkan untuk data numeric agar dapat diolah. Oleh karena itu, data kategori harus diubah ke data numeric dengan memberi bobot pada setiap kategori.


Salah satu alasan diperlukannya statistic adalah generalisasi akan parameter suatu populasi yang dapat diambil dengan hanya meneliti sebagian kecil anggota populasi (sampel). Generalisasi ini bukan tampa kesalahan tetapi secara statistic kesalahan generalisasi dan hal lain yang berhubungan dengan sampel, pengambilan data, rumus (perhitungan), dan lain-lain, selalu dapat di prediksi.

Fungsi teknik statistic :

a.       Teknik statistic
Mampu melakukan tiga tugas penting dalam Ilmu Pengetahuan, yaitu menerangkan gejala, meramalkan kejadian, dan mengontrol keadan.

b.      Statistic diskriptif
Merupakan bagian statistic yang bertugas untuk menerangkan suatu gejala.

c.       Statistic inversial
Merupakan bagian dati statistic yang membuat ramalan dan mengontrol kejadian.


Empat tingkst skala pengukuranberikut, karakteristiknya :

1.        Nominal
-          Tidak ada urutan.
-          Urutan tidak menunjukkan tingkatan (rangking).
-          Tidak ada titik awal dan tidak ada perbedaan.

Missal : Pertanyaan : apa warna favorite kamu? / Jawab : ungu, abu-abu, coklat, putih.

2.       Ordinal
-          Ada urutan.
-          Urutsn menunjukkan tingkatan (rangking).
-          Tidak ada titik awal dan tidak ada perbedaan.

Missal : Pertanyaan : bagaimana prestasi belajar anda pada semester lalu? / Jawab : (1) angat baik.  (2) baik.  (3) buruk.  (4) buruk sekali.

Skala nominal dan ordinal digunakan berkaitan dengan data kategorik (kualitatif). Contoh pertanyaan yang memiliki

Dapat disimpulkan peran statistika sebagai berikut

1. Peranan Stasistik Dalam Penyusunan Model Teoritis Dalam usaha memecahkan masalah penelitian, mula-mula orang belum mempunyai gambaran yang jelas dan detail mengenai keadaan sesungguhnya. Berdasarkan penalaahan keputusan, apa yang dimilikinya adalah gambaran garis besar, gambaran mengenai pokok-pokonya, yang merupakan abstrak dari keadaan yang sesungguhnya. Peneliti mengimajinasikan pokok-pokok masalah dan jaln pemecahan. Gambaran hasil imajinasi inilah yang biasas disebutkan model teoritis penelitian itu. Dewasa ini model yang paling banyak digunakan adalah matematis, yaitu model yang menggunakan hokum-hukum matematis, yaitu model sebagai dasarnya. Model matematis ini mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan model non-matematis
2. Peranan Stasistik Dalam Perumusan Peranan statistic sebagai pernyataan yang menujukan pertautan antara dua variable atau lebih itu sebenarnya adalah perumusan menurut model matematis. Selanjutnya perumusan-perumusan hipotesis dalam hipotesis alternative dan hipotesis nol adalah konsep dalam statistic. Hipotesis nol dirumuskan atas dasar teoritis probabilitas. Karenaitu pemahaman terhadap konsep-konsep dasar mengenai teori ini  akan sangat membantu sesorang untuk merumuskan hipotesisnya secara lebih cermat.
3. Peranan Statistik Dalam Pengembangan Alat Pengambilan datacomp Sebelum seseorang menggunakan suatu alat pengambil data, dia harus mempunyai kepastian bahwa alat yang digunakannya itu mempunyai taraf reliabilitas dan taraf validitas yang diperlukan. Untuk menguji kualitas alat pengambil data itu cara yang terbaik ialah dengan menerapkan metode-metode statistic tertentu. Dan untuk tujuan ini dalam bidang statistic telah dikembangkan banyak metode atau teknik. Berbagai teknik tersebut biasa disajikan di bawah judul Reliabilitasi dan Validitas.
4. Peranan Statistika Dalam penyusuanan Rancangan Penelitian Keunggualan dan kekurangan yang terletak pada masing-masing rancangan yaitu keunggulan dan kekurangan dilihat dari sudut pertimbangan statistic. Hal demikina karan dengan cara itulah peneliti dapat mengetrahui kekuatan dan keterbatasan penelitian yang dilakukansebagai uapaya untuk mendapatkan pengetahuan yang benar mengenai masalahyang sedang ditelitinya.
5. Peranan Statistik Dalam Penentuan Sampel Penelitian Tujuan teknik penentuan sample yaitu Agar diperoleh sample yang representative bagi populasinya. Penggunaan teknik-teknik tersebut hanya sah kalu asumsi-asumsi yang mendasrinya terpenuhi, namun tidak dapat diingakari bahwa bagian statistik ini telah banyak membantu para peneliti dakam melakukan kegiatannya.

1.Peranan Statistik Dalam pengelohan dana Analisis data :

Statisitik telah membantu mengambangkan teknik-teknik untuk mengklasifikasi data dan menyajikan data yang sangat mebantu para peneliti
Statistik juga telah mengambangakan teknik-teknik perhitungan harga-harga tertentu.
Statistik telah dikembangakan berbagai metode untukmenguji hipotesis